Masuk 50 Besar Desa Wisata Indonesia, Sandiaga Uno Bakal Kunjungi Desa Budo Kecamatan Wori

Minut, Goldennews.co.id — Dalam persiapan untuk menyambut kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Pemerintah Minahasa Utara bersama Pemerintah Desa Budo kecamatan wori bersama masyarakat setempat,
akan memberikan sambutan dan pelayanan terbaik untuk kedatangan Bapak Menteri dan rombongan tersebut, Kedatangan Menparekraf ini adalah dalam rangka mengunjungi Wisata Hutan Mangrove di Kabupaten Minahasa Utara, terutama wisata yang ada di Desa Budo.

Seperti yang kita tau bahwa Wisata Hutan Mangrove adalah menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Minahasa Utara, yang kini tengah giat giatnya dalam pengembangannya.
Untuk di Desa Budo, terdapat enam potensi Wisata yang bila dikembangkan akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar.

Hal itu dibuktikan dengan keindahan alamnya yang masih asri, serta pemandangannya yang menatap langsung ke arah pulau-pulau cantik seperti Manado Tua, Bunaken, Siladen, Naen dan Mantehage.

Selain itu, objek diving spot bawah laut terlukis indah karena terdapat gua di bawahnya, dan lautnya pun dihuni oleh kelompok lumba-lumba. Belum lagi menyoal keindahan lokasi Desa Budo yang sangat dekat dengan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado
dengan dikelilingi mangrove yang sangat indah. Sehingga dalam seminggu terakhir saja, semakin ramai di kunjungi oleh para wisatawan lokal maupun Nasional serta mancanegara.

Tentunya ke-indahan Desa Budo akan dapat menjadi semangat baru dan komitmen bagi masyarakat desa untuk terus mengembangkan ke-indahan desanya agar lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Bupati Minahasa Utara Rabu 11 Mei 2022 Joune Ganda mengatakan, Kebersihan dan Kenyamanan yang harus di utamakan, nantinya kita berikan tanda larangan seperti tidak boleh berenang, tidak boleh melakukan aktifitas berlari, terlebih juga tempat obat P3K, hal sperti ini harus di antisipasi, tentunya juga akan dampingi dengan petugas2 di semua tempat yang rawan “ungkapnya
Yang lebih diutamakan, prestasi Desa Budo di ADWI 2022 akan memotivasi Desa lainnya di Provinsi Sulut, khususnya di Kabupaten Minut untuk menjadikan potensi wisata alam sebagai tempat yang tepat bagi wisatawan, baik lokal maupun Mancanegara.

“Untuk kali ini, Desa Budo akan kembali dikunjungi oleh Pejabat Penting dari Pemerintah Pusat yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno”, sebutnya.

Kedatangan Menparekraf ke Desa Budo selain dalam rangka penilaian sebagai Desa wisata yang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, juga merupakan kunjungan yang cukup berharga bagi masyarakat Minut Propensi Sulawesi utara.

“Oleh sebab itu dalam menyambut kedatangan Sandiaga Uno ini, beberapa persiapan terhadap sarana dan prasarananya, telah dipersiapkan supaya kunjungan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan berjalan sukses”, ungkap Bupati Jouna Ganda.

Wisata di daerah kita ini telah masuk ke dalam 50 besar, dan Menteri Pariwisata dan Ekraf beserta tim akan turun ke Kabupaten minut, imbuhnya

“Diharapkan kedatangan Sandiaga Uno ini dapat sekaligus untuk merangsang bangkitnya kembali destinasi wisata yang beberapa tahun terakhir terkena dampak Covid-19″,  imbuhnya lagi.

Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat atas partisipasinya yang telah bekerja keras siang dan malam untuk mewujudkan Desa Wisata ini, mari kita sukseskan kunjungan Menpar Ekraf ke Desa Budo
Ini merupakan Desa Pertama di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang masuk dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022.

Bupati Joune J.E. Ganda, SE dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulong, SH.MH beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara Siap mendukung penuh Desa Budo.

Bupati dan Wakil Bupati Juga meminta kepada masyarakat Minut untuk turut Mendoakan Desa Wisata Budo bisa masuk 10 Besar Pada Ajang ADWI tahun 2022. “ungkap Bupati.

Terlepas dari harapan dan kerja nyata Bupati di atas, jika kita meneropong Desa Budo. Jajaran pemerintah desa dan masyarakat disana jauh jauh hari telah bergotong royong mengoptimalkan destinasi rekreasi yang berada di tepi laut.

Selain wisata mangrove Desa Budo dapat menjadi gerbang alternatif menuju Taman Laut Bunaken Perjalanan dari Budo ke Pulau Bunaken bisa ditempuh dalam waktu 30 menit dengan menggunakan perahu.

Artinya, jauh lebih cepat daripada keberangkatan dari Manado yang menghabiskan waktu sekitar  1,5 jam.

Dimana jaraknya lebih dekat dengan Taman Laut Bunaken sehingga menjadi salah satu keunggulan desa. Bahkan, Budo juga sangat tepat dijadikan titik keberangkatan menuju pulau lain, seperti Siladen dan Nain.

Di bibir pantai yang terukir menawan, Desa Budo menyiapkan dermaga dan pondok yang sangat cantik. Infrastruktur yang sangat indah hadir memfasilitasi wisatawan yang ingin santai sembari menyaksikan keindahan pemandangan
Hutan mangrove di Desa Budo terbilang cukup sangat unik karena memiliki sembilan jenis tumbuhan bakau dengan beragam ragam bentuk dan kegunaannya.

Begitu juga dengan Kesenian serta adat dan budaya yang selalu di jaga, ditamba dengan masyarakat yang begitu ramah dan baik, Masyarakat desa  Budo meyakini bahwa wisata mangrove di desanya tak kalah cantik dibandingkan dengan desa wisata lainnya yang ada di indonesia.

Jadi adalah hal wajar bila Keindahan Wisata Desa Budo ini terus dilirik oleh para Wisatawan Lokal maupun Mancanegara.

(Adv/Fransisca Salu)

Author: Tim redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.